Menggadaikan sertifikat sawahpun dilakukan oleh kakak beradik, Doto
dan Wito untuk membangun sebuah peternakan ayam. Berawal dari
kegalauan mereka sepulang dari tanah rantau, akhirnya mereka
memutuskan untuk mencoba peruntungan sebagai peternak ayam potong
(broiler) di tanah kelahirannya, Sragen, Jawa Tengah.
Tinggalkan peluang Kerja di BI
Lek Man, Pelopor Kopi Joss
Abon Duri Bandeng
Sukses berbisnis setelah tinggalkan MLM
Demi Loundry, Tinggalkan Peluang Kerja di BI
Sempat mencoba melamar kerja di Bank Indonesia, sampai lolos 4 tahap menyisihkan 8.000 calon pegawai BI...More
Lek Man, Pelopor Kopi Joss
seorang Lek Man harus bolak-balik ke dapur arangnya agar produk minumannya dapat terus dikenal dan dikenang orang...More
Abon Duri Bandeng
Duri bandeng tenyata bisa digunakan untuk menyembuhkan gejala osteoporosis....More
Sukses berbisnis setelah tinggalkan MLM
Keinginan Ibuku agar aku cepat lulus kuliah kemudian melamar kerja. Padahal ...More
Showing posts with label Jasa. Show all posts
Showing posts with label Jasa. Show all posts
1/8/13
1/1/13
Khansa, Inspirasi Dari Anak Pertama
Banyak cara untuk menempuh menjadi
seorang wirausaha. Sekarang ini banyak Contoh nyata orang yang bermodal nekat
bisa jadi pengusaha sukses. Bahkan jarang pengusaha yang berawal dari persiapan
matang akhirnya benar-benar sukses membesarkan usahanya. , hanya orang yang berkemauan
kuat dan berkerja keras yang mamapu menembus sukses. Seperti itu pulalah
langkah awal dari Rohmadi Cahyono pemilik khansa minimarket.
Persaingan Sengit, Edho Tinggalkan Pekerjaan Utama
Demi membangun sebuah warung internet
(warnet) yang berdaya saing di tengah semakin maraknya layanan penyedia jasa
wifi gratis di ruang public juga persaingan di bisnis ini, Edho rela keluar
dari pekerjaannya sebagai staff administrasi di perguruan tinggi swasta di
Jakarta.
12/25/12
Berwirausaha Sejak Dini
Memulai menjadi wirausaha tidak
memperdulikan usia ,tua ataupun muda , semua bisamemulai menjadi wirausaha . Banyak
wirausaha yang memulai belajar berwirusaha
di usia muda , inilah yang dilakukan widyasari prasetyaningrum mahasiswi starta satu Ilmu Komunikasi
Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta. mahasiswa mahasiswi
biasanya memulai dan belajar wirausaha dengan
modal yang tidak terlalu besar . Inilah
alasan bagi widyasari prasetyaningrum yang memilih berjualan pulsa untuk
memulai belajar wirausaha , kecuali
karena modal yang diperlukan tidak terlalu besar widyasari juga merasa berjualan pulsa mudah dan bisa
dilakukan dimana saja.
Samara Collection Berorientasikan Ol Shop
Berawal dari kemauan dan
adanya peluang. Edy Sulis Purwanto Ningrat yang akrab di panggil mas Edy
memulai membuka usaha dengan nama Samara Collection. Menurut Edy selaku pendiri
dan pemilik usaha Samara collection ini
mengatakan, Samara Collection sejatinya perusahaan yang bergerak dibidang Ol Shop yang memiliki banyak neet work di Yogyakarta, bahkan
pendistribusiannya ke seluruh wilayah Indonesia.
12/4/12
Giarto Bengkel, The Power Of Word Of Mouth
Adalah Sugiharto, pria berusia 36
tahun yang akrab disapa Mbah Jenggot ini memulai usaha sampingan bengkel dan
spesialis mekanik motor inden di rumahnya sejak 7 tahun yang lalu. Sebelum ia
akhirnya di-PHK oleh Tunas, sebuah badan usaha penyalur motor Honda sekitar 4
bulan lalu, usaha yang ia rancang sendiri dirumahnya merupakan usaha sampingan.
Manfaatkan Program Dikti, Gunawan jadi Suplier Mie Jiting
Berawal dari
program kewirausahaan yang ditawarkan oleh direktorat Perguruan Tinggi, Gunawan
Saputro menjajaki karir sebagai pengusaha. “Adanya program kewirausahaan dari
Dikti memantik semangatku untuk menjajal berdagang mie ‘jiting’ di kawasan
lembah UGM”, ungkap pemuda kelahiran 1989 ini.
Gunawan sebagai
mahasiswa Universitas Gadjah Mada melihat peluang untuk berjualan makanan
ringan di kawasan lembah UGM sangatlah besar. Oleh karena itu, ketika ia
membuka website dikti yang menginformasikan adanya beasiswa bagi mahasiswa
untuk berwirausaha, Gunawan tak menyia-nyiakannya. “Setelah membaca informasi
dari website dikti itu, lantas saya mencoba membuat proposal bisnis plan”,
ungkapnya. “Hal ini didasari karena peluang berjualan makanan ringan di lembah
UGM saat Sunday morning (sunmor) sepertinya sangat menjanjikan”.
“Saya tidak
sendirian membuat proposal, saya membentuk tim yang terdiri dari tiga orang”,
lanjutnya, “tim saya bentuk atas dasar kesamaan daerah, biar gampang
koordinasinya”, tambah alumni diploma tiga geodesi UGM ini. Proposal yang
mereka ajukan tanpa disangka-sangka diterima dan disetujui oleh Dikti. Menurut
Gunawan, sebenarnya proposal yang ia tawarkan bukanlah proposal bisnis yang ‘baru’
dan ‘inovatif’, Gunawan menjelaskan bahwa yang lebih ia tekankan dalam proposal
itu adalah kebersinambungan usaha dan peluang bertahannya. “Memfokuskan pada
keberlangsungan usaha itu, kami—Gunawan bersama tim—memilih usaha dengan
berdagang ‘mie jiting’ saat Sunmor, dan
sekaligus menjadi supplier mie ‘jiting’ untuk kawasan kantin-kantin di
Jogja”, ungkapnya.
Saat ini,
Gunawan telah memetik hasil dari perjuangannya. Setiap minggu pagi ia bersama
teman-temannya berjualan mie ‘jiting’ ini di kawasan lembah UGM. “Semua
pedagang yang berdagang mie jiting di semua titik di kawasan Sunmor itu adalah
dagangan saya”, ungkapnya sambil tersenyum bersahabat. “Kami memulai berjualan
sekitar jam setengah enam pagi, ada lima
titik kami berjualan, dan kira-kira tiap titik bisa menghabiskan sampai 12
paket”, jelasnya. “Satu paket isinya ada 50 plastik kecil, yang per plastic
harganya seribu rupiah, sedang bila membeli satu paket harganya kena empat
puluh ribu rupiah”, lanjutnya, “Jadi kira-kira setiap minggunya, dari berjualan
di Sunmor ini kami dapat meraup pendapatan kotor kira-kira dua sampai dua
setengah juta, belum lagi pendapatan dari hasil titip di kantin-kantin di
daerah Jogja”,demikian ungkap pemuda lulusan SMK ini. “Nanti dari hasil itu,
kami potong sekitar dua ratus lima
puluh ribu untuk upah teman-teman yang membantu berdagang”, jelasnya.
Oleh : Johan Saputro
11/20/12
Total dan Fokus, Kunci Kesuksesan
Menjadi wirausaha saat ini telah menjadi impian dan pilihan
hidup banyak orang. Tanpa peduli usia, tua ataupun muda, semua bisa menjadi wirausahawan
yang sukses dan mandiri. Bahkan banyak wirausahawan yang memulai usahanya di usia muda dan langsung
meraih sukses. Dalam memulai usaha, ada yang mengawalinya sebagai pekerjaan
sampingan, atau bahkan sekedar coba-coba,
Pengamen jadi Artis Dadakan
Malioboro,
tempat wisata yang paling terkenal di daerah Yogyakarta. Tempat wisata yang
menjadi tujuan utama bagi wisatawan bila berekreasi di Yogyakarta. Kawasan Malioboro
tak pernah sepi dari pengunjung tiap harinya. Malioboro tak ubahnya surga
belanja bagi sebagian orang karena berbagai barang ditawarkan di sana mulai
dari kerajinan tangan, batik, kaos khas Jogja dan masih banyak yang lainnya.
11/13/12
Tirulah Ilmu Ikan,Cari Kolam yang Banyak Makanannya!
“Berdagang itu
ibarat ikan, harus berani bermigrasi mencari kolam yang banyak ada makanannya”,
terang Hari alias Komir. Komir adalah pedagang grosiran segala perkakas
keperluan rumah tangga, yang sering disebut masyarakat sebagai pedagang
“Sepuluh ribu tiga”. Pada awalnya ia hanya berkeliling menjual dagangannya di
area Pati, Rembang dan Purwodadi, meski ia sendiri berasal dari Sragen. Namun,
karena semakin banyaknya pesaing, kini Hari concern mengadakan ekspansi hingga
ke Palopo, Sulawesi Barat.
Mengintip Potensi Bisnis Karimun Jawa
Siapa yang tak kenal
Karimunjawa?! Kumpulan pulau-pulau yang terletak di utara pulau Jawa tepatnya
di Kabupaten Jepara ini, terkenal akan keindahan wisata baharinya yang
mempesona. Kepulauan tersebut menawarkan berbagai keindahan panorama laut yang
mampu membius siapa saja yang berkunjung ke sana. Tersohor dengan wisata
lautnya yang menawan, Karimunjawa mampu menarik minat wisatawan domestik bahkan
wisatawan luar
negeri. “Saking banyaknya permintaan, kami sampai kewalahan dalam memenuhi pesanan,”
negeri. “Saking banyaknya permintaan, kami sampai kewalahan dalam memenuhi pesanan,”
Kerja Keras dan Supel, Modal Berwirausaha
Belajar menjadi wirausaha tidak
segampang seperti membalikkan sebuah tangan. Perlu kerja keras, tekun,
disiplin, dan harus pandai-pandai bicara agar orang lain simpati terhadap
pelayanan yang kita berikan. Kegagalan sudah menjadi hal yang biasa untuk
mencapai kesuksesan. Bahkan kegagalan sendiri menjadi sebuah motivasi. Dalam al-qur’an
sendiri sudah diterangkan bahwa sesudah kesulitan pasti ada kemudahan. Tidak
selamanya dalam memulai usaha mengalami kegagalan terus menerus dan juga tidak
juga berjalan mulus pasti ada pasang surutnya.
Nurmasitoh, sosok yang satu ini
memang mempunyai jiwa wirausaha yang tinggi. Nurma panggilan akrabnya telah
memulai usaha di bidang jasa rental computer
kurang lebih 6 tahun dan jasa fotocopy hampir 2 tahun. Pemikirannya sangat
luas, disiplin dalam menjalankan usaha dan juga supel dalam menjalin
kekerabatan bersama orang lain bahkan sekarang ini yang menjadi pelanggannya
banyak dan puas terhadap pelayanannya.
Menggeluti usaha bersama suami
membuat dirinya nyaman dalam mengembangkan bisnisnya. “Rencananya saya pengen menambah 1 mesin photocopy lagi
dan mendirikan grosir di lantai atas, tapi nunggu rumahnya di bangun lagi,”
ungkap perempuan berumur 30 tahun ini. Sebelumnya sang suami yang bernama
Nanang bekerja di Korea sebelum menikah dengan Nurma. Dan sekarang karena sudah
dikaruniai 1 orang putri yang baru berumur 2 tahun, Nanang enggan balik ke luar
negeri karena lebih menikmati usaha bersama sang istri sekaligus bisa merawat
sang buah hati.
Kita patut mencontoh kerja
keras mereka. Orang yang disiplin dan tekun pasti akan memetik hasil yang sudah
mereka perjuangkan. Sosok yang mandiri dan ulet juga merupakan kunci
kesuksesan. Mahasiswa yang berwirausaha sendiri merupakan hal yang luar biasa.
Di karenakan mencari pekerjaan sekarang ini bukanlah hal yang mudah. bagi
orang-orang tua yang anaknya mengenyam di dunia pendidikan pastilah sangat
mendambakan bila anaknya kelak menjadi PNS (pegawai negeri sipil).
Tapi alangkah lebih bangga jika
kita mau usaha sendiri tanpa ada ikatan dari manapun jua. Dan juga mampu
memberikan lowongan pekerjaan bagi mereka yang tidak punya pekerjaan atau
sekedar pengangguran di rumah. Wirausaha tidak semua bermodalkan dengan uang,
yang penting bagaimana ide kita mau menjadi sosok yang kreatif.[]
Reporter
: Devi Nurlaila
10/23/12
Pede Cari Duit Sendiri
Menjadi mandiri secara ekonomi di usia muda mungkin menjadi impian
setiap orang. Lantas, apa hal itu hanya menjadi mimpi semata? Atau impian itu
dapat diaktualisasikan dalam kehidupan nyata?
Aditya Reza, mahasiswa Pendidikan Bimbingan Konseling (Pend.BK)
Universitas Negeri Sebelas Maret (UNS) Surakarta
adalah satu dari sekian banyak orang yang ingin menjadi mandiri secara ekonomi
di usia muda itu. Pria yang menginjak usia 22 tahun ini selain sibuk kuliah
juga sedang sibuk memasarkan parfum sebagai langkah untuk mewujudkan impian
mandiri ekonomi dikala muda.
10/16/12
Modal Jadi Momok dalam Rintis Usaha
Masa
paling berat sebagai pengusaha adalah masa-masa merintis usaha. Masalah modal
seolah menjadi momok utama bagi seseorang yang berniat untuk mendirikan sebuah
entitas bisnis. Namun, begitulah kehidupan nyata, kendala-kendala selalu pasti
ada, bisnis tanpa kendala hanyalah retorika dalam dunia dongeng belaka. Oleh karena itu, selain diperlukan keyakinan
yang kuat, juga diperlukan usaha, usaha, dan usaha. Hal itulah yang hendaknya
dimiliki pengusaha.
10/9/12
Jogja Wisata: Tugas Kuliah Hasilkan Rupiah
“Sebenarnya Jogja Wisata itu tugas kuliah. Dulu kan ada mata kuliah entrepreneurship, tugasnya itu harus bisa membuka usaha sendiri. Karena timku suka jalan-jalan semua, maka lahirlah ide untuk membuat agen perjalanan wisata”, demikian ungkap Muhammad Fajar Mulyono tentang Jogja Wisata. Jogja Wisata adalah sebuah agent wisata yang menawarkan paket perjalanan wisata untuk
Mbah Google Guru Bisnis Dunia Maya
Bisnis memang
mengasyikkan bagi sebagian kalangan anak muda yang mempunyai kreatifitas dan
punya pandangan luas. Apalagi bisnis yang bisa dilakukan di rumah, menyenangkan
bukan? Jika anda sering berkutat dengan dunia maya, kenapa tidak mencoba
berbisnis. Anda bisa dapat teman, pengalaman sekaligus uang. Tak sedikit orang
yang sudah melakoni bisnis ini, seperti yang kita lihat banyak bisnis-bisnis
online seperti MLM dan Blog yang semakin meluas. Tak sedikit orang-orang yang
melakoni bisnis ini dan hasilnya pun tak mengecewakan.
10/1/12
BEZEALOUS, Kampung Inggris (impian) setelah Pare
Kampung
Inggris Pare, sebutan yang akrab kita dengar di telinga kita. Sebuah kecamatan
di kota Kediri, Jawa Timur. Pare berdiri gagah dengan ratusan pelajar yang datang dari
berbagai penjuru. “Kampung inggris” begitulah
orang-orang menyebutnya. Karena daerah
tersebut menjadi sentral
pembelajaran bahasa inggris terbesar di Indonesia dengan sistem asrama.
Subscribe to:
Posts (Atom)
