Banyak cara untuk menempuh menjadi
seorang wirausaha. Sekarang ini banyak Contoh nyata orang yang bermodal nekat
bisa jadi pengusaha sukses. Bahkan jarang pengusaha yang berawal dari persiapan
matang akhirnya benar-benar sukses membesarkan usahanya. , hanya orang yang berkemauan
kuat dan berkerja keras yang mamapu menembus sukses. Seperti itu pulalah
langkah awal dari Rohmadi Cahyono pemilik khansa minimarket.
Tinggalkan peluang Kerja di BI
Lek Man, Pelopor Kopi Joss
Abon Duri Bandeng
Sukses berbisnis setelah tinggalkan MLM
Demi Loundry, Tinggalkan Peluang Kerja di BI
Sempat mencoba melamar kerja di Bank Indonesia, sampai lolos 4 tahap menyisihkan 8.000 calon pegawai BI...More
Lek Man, Pelopor Kopi Joss
seorang Lek Man harus bolak-balik ke dapur arangnya agar produk minumannya dapat terus dikenal dan dikenang orang...More
Abon Duri Bandeng
Duri bandeng tenyata bisa digunakan untuk menyembuhkan gejala osteoporosis....More
Sukses berbisnis setelah tinggalkan MLM
Keinginan Ibuku agar aku cepat lulus kuliah kemudian melamar kerja. Padahal ...More
Showing posts with label .SubHeadline. Show all posts
Showing posts with label .SubHeadline. Show all posts
1/1/13
12/4/12
Giarto Bengkel, The Power Of Word Of Mouth
Adalah Sugiharto, pria berusia 36
tahun yang akrab disapa Mbah Jenggot ini memulai usaha sampingan bengkel dan
spesialis mekanik motor inden di rumahnya sejak 7 tahun yang lalu. Sebelum ia
akhirnya di-PHK oleh Tunas, sebuah badan usaha penyalur motor Honda sekitar 4
bulan lalu, usaha yang ia rancang sendiri dirumahnya merupakan usaha sampingan.
11/20/12
Andalkan Pelanggan Diantara Saingan
Sore hari saat orang masih berduyun-duyun, penuh sesak menjejali pasar Beringharjo. Tak
tampak di sana orang yang santai. Semua bekerja. Kemudian kami tertarik dengan
los kecil milik H.M. Agus Sukino menjajakan dagangan kain, batik dan bakal yang
penuh sesak berjajar calon pembeli antre di sana. Lalu sejenak kami teretegun
melihat betapa banyak orang mengantre di sana. Mulai dari ibu-ibu, bapak-bapak
hingga orang tua siap dengan kuli gendongnya.
11/13/12
Tirulah Ilmu Ikan,Cari Kolam yang Banyak Makanannya!
“Berdagang itu
ibarat ikan, harus berani bermigrasi mencari kolam yang banyak ada makanannya”,
terang Hari alias Komir. Komir adalah pedagang grosiran segala perkakas
keperluan rumah tangga, yang sering disebut masyarakat sebagai pedagang
“Sepuluh ribu tiga”. Pada awalnya ia hanya berkeliling menjual dagangannya di
area Pati, Rembang dan Purwodadi, meski ia sendiri berasal dari Sragen. Namun,
karena semakin banyaknya pesaing, kini Hari concern mengadakan ekspansi hingga
ke Palopo, Sulawesi Barat.
Mengintip Potensi Bisnis Karimun Jawa
Siapa yang tak kenal
Karimunjawa?! Kumpulan pulau-pulau yang terletak di utara pulau Jawa tepatnya
di Kabupaten Jepara ini, terkenal akan keindahan wisata baharinya yang
mempesona. Kepulauan tersebut menawarkan berbagai keindahan panorama laut yang
mampu membius siapa saja yang berkunjung ke sana. Tersohor dengan wisata
lautnya yang menawan, Karimunjawa mampu menarik minat wisatawan domestik bahkan
wisatawan luar
negeri. “Saking banyaknya permintaan, kami sampai kewalahan dalam memenuhi pesanan,”
negeri. “Saking banyaknya permintaan, kami sampai kewalahan dalam memenuhi pesanan,”
10/23/12
3 Kunci Sukses Bisnis Kuliner
Kebutuhan
manusia terhadap makanan, akan selalu menjadikan bisnis kuliner menjadi lading
bisnis yang menjanjikan. Usaha kuliner memang akan mengalami keberhasilan bila
dijalani dengan cara yang tepat. Tapi dalam memulai usaha ini, kita tidak bisa
serta merta langsung membuka semisal kedai makanan tanpa memperhatikan beberapa
hal. Sebelum memulai usaha kuliner setidaknya harus memperhatikan beberapa hal
yang signifikan.
Pede Cari Duit Sendiri
Menjadi mandiri secara ekonomi di usia muda mungkin menjadi impian
setiap orang. Lantas, apa hal itu hanya menjadi mimpi semata? Atau impian itu
dapat diaktualisasikan dalam kehidupan nyata?
Aditya Reza, mahasiswa Pendidikan Bimbingan Konseling (Pend.BK)
Universitas Negeri Sebelas Maret (UNS) Surakarta
adalah satu dari sekian banyak orang yang ingin menjadi mandiri secara ekonomi
di usia muda itu. Pria yang menginjak usia 22 tahun ini selain sibuk kuliah
juga sedang sibuk memasarkan parfum sebagai langkah untuk mewujudkan impian
mandiri ekonomi dikala muda.
10/16/12
Jualan; Menjadi Manusia Menyejarah
Di tengah kesibukan
menjalani aktivitas kuliah dan organisasi, seorang mahasiswa yang belajar di
jurusan Aqidah dan Filsafat, Fakultas Ushuluddin, Studi Agama dan Pemikiran
Islam, Universitas Sunan Kalijaga ( UIN Suka ),
menyempatkan waktunya untuk berjualan es kencur di area kampusnya
setelah seharian keliling dari tempat satu ketempat lainnya. Sebut saja Pablo panggilan akrab dari
mahasiswa yang memiliki nama lengkap Subroto Muttaqin, kelahiran Cilacap, 23 September
1990.
Bisnis Nasi Kucing Beromset 9 Juta Sebulan
Saat ini banyak aneka jenis makanan
merajalela di pinggiran jalan
termasuk nasi kucing yang sangat menggoda selera. Salah satunya di daerah depan terminal
Karanggede, tepatnya di Jalan
Prawiro Digdoyo no 10 Karanggede, Boyolali terdapat warung sega kucing
"Pak Ratno"
atau yang lebih dikenal dengan nasi kucingan. Warung yang berada di depan terminal ini, telah berdiri sejak tahun 2006 silam.
10/9/12
Jogja Wisata: Tugas Kuliah Hasilkan Rupiah
“Sebenarnya Jogja Wisata itu tugas kuliah. Dulu kan ada mata kuliah entrepreneurship, tugasnya itu harus bisa membuka usaha sendiri. Karena timku suka jalan-jalan semua, maka lahirlah ide untuk membuat agen perjalanan wisata”, demikian ungkap Muhammad Fajar Mulyono tentang Jogja Wisata. Jogja Wisata adalah sebuah agent wisata yang menawarkan paket perjalanan wisata untuk
4 Jurus Merintis Bisnis dari Pengusaha Loundry
Berawal dari pengalamannya menjadi pelanggan loundry,
Agung Nugroho Susanto, alumni Fakultas Hukum UGM, sukses menjadi pengusaha
loundry dengan omset pendapat hingga 4 milyar perbulan. Loundry dengan brand ‘Simply Fresh Loundry’ ini sudah
memiliki 185 outlet di 50 kota dari Aceh sampai Papua. Bagaimana Agung bisa
meraih kesuksesan seperti ini? Berikut tips dari Agung
10/1/12
Dalam Kamar pun Bisa Kreatif
Satu
hal yang paling melekat tentang Jogja antara lain slogan “JOGJA, NEVER ENDING ASIA”. Sebuah tagline yang menggambarkan betapa luasnya budaya yang seolah-olah
tiada habisnya. Tidak hanya budaya, kehidupan warga Jogja sendiri juga memiliki
banyak daya tarik yang selalu memikat dan tidak akan pernah bosan untuk diceritakan. Inilah keistimewaan Jogja yang tidak akan kita dapatkan di belahan
bumi manapun. Dan apabila dibentuk dalam sebuah cerita ataupun serial, tentu
saja akan menghasilkan ribuan, ratusan ribu atau bahkan jutaan cerita tentang
Jogja.
Salah satu dari ribuan cerita tersebut
yaitu cerita tentang
Gita Galeri Rajut; Hobi yang Jadi Investasi
Rajut
pernah tenar pada masanya, seiring dengan tingkat kesibukan manusia kegiatan
merajut juga hampir mulai ditinggalkan. Sekarang siapa yang tidak mengenal seni
rajut? Seni yang berasal dari Arab ini dulu hanya identik dengan kegiatan orang
tua atau ibu- ibu yang sedang hamil, Namun akhir-akhir ini merajut mulai
Subscribe to:
Posts (Atom)


