Showing posts with label | Tomy Ajrul N. Show all posts
Showing posts with label | Tomy Ajrul N. Show all posts

1/8/13

Usaha Kuliner Bakmi Jawa Mbah Dumuk

0 komentar

Usaha kuliner bakmi jawa “Mbah Dumuk” ini beralamatkan di jalan Magelang km 12, Wadas, Tridadi, Sleman. Layaknya sebuah wisata, bakmi jawa “Mbah Dumuk” merupakan salah satu dari beberapa koleksi kuliner di wilayah Jogjakarta yang pantas rasanya untuk dikunjungi jika berwisata di jogja. Suasana tempat yang sederhana dan terbuka menjadikan para pengunjung untuk mudah melakukan interaksi dengan para pembeli lain sekaligus melihat proses pembuatan masakan.
Read more...

10/23/12

Berwirausaha Siapa Takut ?

0 komentar
Ini dia tips dan trik dari Sabda Mebel Rotan dan Kerajinan

1. Niat
Jika kita hendak mengawali sebuah aktivitas yang ingin kita lakukan, menetapkan niat merupakan prioritas utama. Dengan ditetapkannya niat, tujuan kita dari berusaha dapat diketahui. Niat juga dapat membentuk mental kita menjadi lebih kuat dan tidak mudah putus asa dalam menghadapi berbagai kondisi, misalnya disaat usaha sedang mengalami penurunan.

2. Berani Ambil Resiko
Ketahuilah berbagai macam resiko dalam usaha yang ingin kita buka. Dengan mengetahuinya kita dapat merencanakan dan mengambil langkah berani untuk dapat mengembangkan usaha. Keberanian yang matang dalam mengambil resiko maka akan menambah peluang sukses usaha kita.

3. Cerdas Mencari Peluang
Dalam mengembangkan usaha baru, kita harus cerdas mencari peluang disekitar. Mencari tahu apa yang diinginkan atau diminati konsumen dan melihat prospek diantara kecilnya persaingan, itu merupakan langkah nyata agar bisnis kita cepat berkembang.

4. Bersedekah
Jangan lupa untuk berbagi kepada saudara-saudari kita yang tidak mampu dan membutuhkan bantuan jika usaha berjalan dengan lancar bahkan sudah mencapai kesuksesan. Dan percayalah bahwa disetiap sedekah yang kita bagikan tidak akan membuat kita merugi, melainkan dapat membuat usaha kita berjalan semakin lancar.

5. Memperhitungkan Modal
Pada prinsipnya dalam menjalankan usaha ada 3 jenis modal yang akan dikeluarkan yaitu modal investasi awal, modal kerja dan modal operasional. Dalam beberapa contoh kasus, para pemula kerap sekali dihadapkan pada modal karena merupakan akses vital dalam membangun usaha. Jika anda berada pada pilihan meminjam bank, ambilah sepertiga dari yang akan kita kelola dan jangan pernah berspekulatif untuk meminjam.

6. Mengenal Pribadi Seseorang
Dalam usaha bisnis kita tidak bisa terlepas dari segala aktifitas komunikasi antar pribadi baik itu melalui client, relasi kerabat atau teman, karyawan dan sebagainya. Dari sekian banyaknya aktifitas tersebut pastilah kita akan berhadapan pada bentuk kepercayaan yang akan diberikan. Maka belajarlah mengenal pribadi seseorang dan jangan begitu mudah menaruh kepercayaan.

7. Menerima Masukan Dari Orang Lain
Setiap usaha tidak akan berjalan tanpa orang lain disekitar kita. Maka belajarlah untuk mendengar berbagai nasehat yang membangun dari orang lain dalam mengembangkan usaha kita.

8. Membuat Inovasi Baru dan Menciptakan Kreasi Sendiri
Ini sangatlah penting, dalam dunia bisnis kita dalam setiap waktu harus melakukan inovasi serta berkreasi. Tentunya jika kita tidak inovatif dan kreatif maka kita akan tertinggal dengan pengusaha yang lainnya.



9. Berdoa kepada Allah SWT, Taat Kepada Orang Tua, Hidup Sederhana dan Ikhlas.
Berdoa kepada allah dan taat kepada orang tua serta hidup sederhana dan ikhlas merupakan kunci utama bagi siapapun. Lebih-lebih bagi orang yang berusaha menjadi sukses. Sebab jika kita melupakan tuhan, orang tua serta hidup dengan cara hedonis maka kita tidak akan pernah bisa mewujudkan apa yang kita mimpikan selama ini.[] Selamat Mencoba...!!!


Reporter : Tomy Ajrul N
Read more...

10/9/12

Sabda Mebel Rotan dan Kerajinan

0 komentar

Toko mebel dan kerajinan “Sabda” ini beralamatkan di jalan Amat Jazuli no 21 Kotabaru Yogyakarta. Sejarah berdirinya toko ini dimulai sejak tahun 1991 dan sekarang sudah berusia 21 tahun. Mulanya ide usaha tersebut dirintis adalah atas inisiatif dari almarhum suami ibu Sulastri Sulistyo dengan menggunakan sebuah toko di Kompleks Parkir Abu Bakar Ali pemberian orang tua ibu Sulistyo. Usaha ini awalnya adalah industri kerajinan kayu dari orang tuanya, karena atas permintaan pasar maka setelah menikah industri tersebut diganti menjadi kerajinan rotan.
Lambat laun usaha ini berjalan, pengusaha dan para karyawannya mengikuti pelatihan kerajinan rotan di Gunung Sempu. Setelah mengikuti pelatihan tersebut akhirnya mulai memahami dan mulai menciptakan kreasi industri sendiri dengan kayu, rotan dan kulit hingga akhirnya mulai  mendatangkan bahan baku rotan dari kota Cirebon, Semarang, Surabaya dan untuk bahan baku kulit dari daerah Bantul.
Kejayaan industri kerajinan rotan ini ketika usahanya berhasil merambah pasar ekspor mulai dari negara Perancis, Jepang dan Yunani. Bahkan omset usahanya sempat mencapai $900.000 waktu itu. Namun sekarang yang terjadi, usaha ini sudah mengalami kemunduran karena tidak lagi sebagai industri. Hal ini disebabkan karena sulitnya mencari tenaga kerja, bahan baku dan tragisnya sampai pernah ditipu oleh konsumen Asing. Bergeraknya usaha ini sekarang hanya menampung dan membeli dari pengerajin lain. Pasar peminat barang saat ini hanya ramai pada waktu puasa, karena pesanan datang untuk keranjang bunga dan parcel. Untuk hari biasa relatif sepi dan pembeli kebanyakan dari konsumen lokal.
Semenjak berjalannya usaha ini, ibu sulastri pernah mengalami suka duka. Mulai dari dipercaya konsumen, hingga dukanya ditipu oleh Asing karena barang yang sudah dikirim tidak dibayar dan dikhianatinya oleh sebuah kepercayaan relasi yang sudah dibina selama 7 tahun.
Peran pemerintah dalam usaha ibu Sulastri dalam hal ini membantu mengikut sertakan disejumlah pelatihan di UGM, Deperindag dan Depnaker yang bermaterikan leadership dan dasar-dasar manajemen usaha mikro.
Motivasi dari usaha ibu sulastri adalah “Walaupun saya sudah tua, saya ingin anak-anak saya bisa  melanjutkan dan mengembangkan usaha ini biarpun dengan berbagai profesinya, syukur bisa mencapai kejayaannya lagi”, ungkapnya. Sedikit pesan dari ibu Sulastri adalah “Tanamlah kejujuran dalam setiap pekerjaan maka akan membuahkan kebaikan pula”.

Oleh : Tommy Ajrul Naim
Read more...

10/1/12

Industri Kreatif Batik Nakula Sadewa

0 komentar
Nakula Sadewa merupakan industry kreatif  kerajinan batik di daerah Sleman, Yogyakarta yang didirikan dengan konsep home industry. Usaha ini mulai dirintis oleh keluarga Bapak Raden Bambang Sumardiyono sejak tahun  1997. Dalam perkembangannya, industy Nakula Sadewa menjalin kerjasama dengan Perusahaan Negara yakni
Read more...