Kerajinan perak merupakan kerajinan asli Yogyakarta tepatnya
di daerah Kota Gede. Di daerah tersebut sudah termasyur akan kerajinan perak
elok nan indah, dan tak asing lagi bagi masyarakat lokal maupun wisatawan mancanegara. Salah satu
kerajinan perak yang ada ialah Narti’s Silver yang pertama kali didirikan pada tahun 1975 oleh seorang guru SMA
Muhammadiyah yang bernama lengkap Sunarti Sunarno.
Tinggalkan peluang Kerja di BI
Lek Man, Pelopor Kopi Joss
Abon Duri Bandeng
Sukses berbisnis setelah tinggalkan MLM
Demi Loundry, Tinggalkan Peluang Kerja di BI
Sempat mencoba melamar kerja di Bank Indonesia, sampai lolos 4 tahap menyisihkan 8.000 calon pegawai BI...More
Lek Man, Pelopor Kopi Joss
seorang Lek Man harus bolak-balik ke dapur arangnya agar produk minumannya dapat terus dikenal dan dikenang orang...More
Abon Duri Bandeng
Duri bandeng tenyata bisa digunakan untuk menyembuhkan gejala osteoporosis....More
Sukses berbisnis setelah tinggalkan MLM
Keinginan Ibuku agar aku cepat lulus kuliah kemudian melamar kerja. Padahal ...More
Showing posts with label | Devi Nurlaila. Show all posts
Showing posts with label | Devi Nurlaila. Show all posts
1/1/13
11/20/12
P W Production :Simple, Trendi, Murah (STM)
Jogja
merupakan surganya para pelancong, jika anda berkunjung ke kota gudeg ini
sayang sekali jika tak membawa buah tangan bagi saudara atau kerabat. Atau
mungkin anda penyuka tas, tas yang simple, trendi sekaligus murah tak menguras
dompet. P W production merupakan pilihan yang tepat. Jika anda berjalan di
sepanjang kawasan malioboro anda akan menemukan tas tersebut.
11/13/12
Kerja Keras dan Supel, Modal Berwirausaha
Belajar menjadi wirausaha tidak
segampang seperti membalikkan sebuah tangan. Perlu kerja keras, tekun,
disiplin, dan harus pandai-pandai bicara agar orang lain simpati terhadap
pelayanan yang kita berikan. Kegagalan sudah menjadi hal yang biasa untuk
mencapai kesuksesan. Bahkan kegagalan sendiri menjadi sebuah motivasi. Dalam al-qur’an
sendiri sudah diterangkan bahwa sesudah kesulitan pasti ada kemudahan. Tidak
selamanya dalam memulai usaha mengalami kegagalan terus menerus dan juga tidak
juga berjalan mulus pasti ada pasang surutnya.
Nurmasitoh, sosok yang satu ini
memang mempunyai jiwa wirausaha yang tinggi. Nurma panggilan akrabnya telah
memulai usaha di bidang jasa rental computer
kurang lebih 6 tahun dan jasa fotocopy hampir 2 tahun. Pemikirannya sangat
luas, disiplin dalam menjalankan usaha dan juga supel dalam menjalin
kekerabatan bersama orang lain bahkan sekarang ini yang menjadi pelanggannya
banyak dan puas terhadap pelayanannya.
Menggeluti usaha bersama suami
membuat dirinya nyaman dalam mengembangkan bisnisnya. “Rencananya saya pengen menambah 1 mesin photocopy lagi
dan mendirikan grosir di lantai atas, tapi nunggu rumahnya di bangun lagi,”
ungkap perempuan berumur 30 tahun ini. Sebelumnya sang suami yang bernama
Nanang bekerja di Korea sebelum menikah dengan Nurma. Dan sekarang karena sudah
dikaruniai 1 orang putri yang baru berumur 2 tahun, Nanang enggan balik ke luar
negeri karena lebih menikmati usaha bersama sang istri sekaligus bisa merawat
sang buah hati.
Kita patut mencontoh kerja
keras mereka. Orang yang disiplin dan tekun pasti akan memetik hasil yang sudah
mereka perjuangkan. Sosok yang mandiri dan ulet juga merupakan kunci
kesuksesan. Mahasiswa yang berwirausaha sendiri merupakan hal yang luar biasa.
Di karenakan mencari pekerjaan sekarang ini bukanlah hal yang mudah. bagi
orang-orang tua yang anaknya mengenyam di dunia pendidikan pastilah sangat
mendambakan bila anaknya kelak menjadi PNS (pegawai negeri sipil).
Tapi alangkah lebih bangga jika
kita mau usaha sendiri tanpa ada ikatan dari manapun jua. Dan juga mampu
memberikan lowongan pekerjaan bagi mereka yang tidak punya pekerjaan atau
sekedar pengangguran di rumah. Wirausaha tidak semua bermodalkan dengan uang,
yang penting bagaimana ide kita mau menjadi sosok yang kreatif.[]
Reporter
: Devi Nurlaila
10/23/12
Kuncinya Disiplin
Merintis usaha memang bukanlah hal yang mudah,
butuh ketelatenan dan kesabaran. Menjadi seorang yang berjiwa entrepreneur
harus siap dengan persaingan. Maka perlu adanya jiwa yang kreatif dan inovatif.
Menjadi lulusan sarjana tak menjamin dirinya akan bergelar menjadi seorang PNS
ataupun bekerja sesuai bidangnya. Sekarang ini orang lebih suka merintis usaha
sendiri karena lebih nyaman dan santai. Yang perlu diperhatikan berwirausaha
terkadang pun harus melihat kondisi dan budget atau dana yang dimiliki, itu
merupakan suka duka menjadi wirausahawan yang berbeda dengan seorang pegawai
yang tinggal duduk terima jadi.
Toko
Hoki yang awalnya berdiri di jalan Kaliurang 14 km di daerah Perum Pamungkas dulu
juga mengalami pasang surut. Bermodalkan uang yang tak terlalu banyak, bahkan modal
dari pinjaman utang, dan tekad yang bulat berdirilah toko ini. Selain toko
Hoki, Mbak Nurma, pemilik toko ini, juga mendirikan rental computer, disamping itu
juga ada toko baby toys, peralatan untuk keperluan sehari-hari, dll.
Mbak
Nurma sebenarnya basicnya adalah lulusan dari Ilmu Pemerintahan, tapi karena
dia tidak diterima ketika mendaftar menjadi CPNS, ia pun banting stir untuk
menjadi wirausahawan. Merasa kecewa karena tidak diterima menjadi PNS, dia
menghibur diri dengan tinggal di tempat saudara. Siapa tahu bisa memberikan
keberuntungn atau bisa mendapatkan pekerjaan. Tapi setelah lama ditunggu-tunggu
hasilnya tetap nihil, ia tak jua mendapatkan pekerjaan. Setelah berdiskusi
dengan saudaranya, akhirnya dia bertekad berwirausaha sendiri dan akhirnya
lambat laun usaha tersebut akhirnya ramai.
Tahun
2010, ketika terjadi bencana Merapi mengakibatkan tempat usahanya berantakan. Maka
dia pun pindah ke rumah barunya di jl. Candi Sambisari, Kalasan, Sleman bersama
sang suami. Enam bulan pertama dia mengalami sedikit kekecewaan karena usaha di
tempat barunya belum memberi perubahan yang berarti yang tidak seperti di
tempat usahanya terdahulu di jalan Kaliurang.
Saat itu dia juga masih merintis rental
computer, baby toys, pakaian bayi dan juga toko sembako. “Tapi namanya juga
memulai dari nol lagi, kudu sabar. . .” ungkap mbak Nurma. Tapi tiada disangka
setelah membeli alat photocopy dan juga peralatan alat tulis memang benar-benar
bikin hoki. Setiap hari tak pernah sepi orang yang berdatangan. “Rencana sih
pengen nambah 1 photocopy lagi biar ada tambahan lebih. . .”tambahnya di
sela-sela waktunya. Usahanya biasa buka pukul 06.00 sampai 21.00 malam. Tapi
terkadang sampai pernah semalaman gak tidur karena ada pekerjaan photocopy yang
harus dikerjakan kilat. “Sering ada photocopy kilat harus jadi besok pagi gitu,
ini biasanya dari CEO”, ungkapnya. Untuk pendapatan, ia menuturkan, “Alhamdulillah
terkadang dapat 1 sampai 2 jutaan, kalau hari biasa ya lumayanlah. Terus kalau
beli kertas saya bisa 2 sampai 3 kali dalam seminggu, sekali beli saya biasa
habis kurang lebih 1 jutaan”.
Menjadi
seorang wirausahawan yang berdiri sendiri memang cukup sulit, apalagi mencari
pelanggan yang notabene persaingan pun dimana-mana. Di butuhkan pelayanan yang
ramah dan maksimal. “Usaha apapun itu kuncinya satu, yaitu disiplin”, ujarnya
berpesan.
Oleh: Devi Nur Laila
10/16/12
Bisnis Nasi Kucing Beromset 9 Juta Sebulan
Saat ini banyak aneka jenis makanan
merajalela di pinggiran jalan
termasuk nasi kucing yang sangat menggoda selera. Salah satunya di daerah depan terminal
Karanggede, tepatnya di Jalan
Prawiro Digdoyo no 10 Karanggede, Boyolali terdapat warung sega kucing
"Pak Ratno"
atau yang lebih dikenal dengan nasi kucingan. Warung yang berada di depan terminal ini, telah berdiri sejak tahun 2006 silam.
10/9/12
Mbah Google Guru Bisnis Dunia Maya
Bisnis memang
mengasyikkan bagi sebagian kalangan anak muda yang mempunyai kreatifitas dan
punya pandangan luas. Apalagi bisnis yang bisa dilakukan di rumah, menyenangkan
bukan? Jika anda sering berkutat dengan dunia maya, kenapa tidak mencoba
berbisnis. Anda bisa dapat teman, pengalaman sekaligus uang. Tak sedikit orang
yang sudah melakoni bisnis ini, seperti yang kita lihat banyak bisnis-bisnis
online seperti MLM dan Blog yang semakin meluas. Tak sedikit orang-orang yang
melakoni bisnis ini dan hasilnya pun tak mengecewakan.
10/1/12
Es Lampu Merah
Mungkin dawet tidak asing di telinga masyarakat Jawa dan sekitarnya. Siapa yang tak kenal dengan minuman yang satu ini. Minuman yang dibuat dari cendol, santan, gula aren, dan daun suji ini lebih dikenal masyarakat sebagai minuman asli Banjarnegara yang biasa disebut
Subscribe to:
Posts (Atom)